Assessment Stress Anda

Posted by on May 5, 2011 in Blog | 0 comments

Assessment Stress Anda

Bagaimana melakukan Assessment Stress anda?

 

Stress, stress dan stress adalah kata yang sering muncul dalam benak kita bahkan kita menangkapi stress secara berlebihan. Akibatnya kita jadi tambah stress.

 

Tetapi bagaimana kita meng-assess stress kita? Apakah kita memang stress? Seperti apa stress kita dan kapan munculnya? Lalu bagaimana kita dapat mengatasinya? Menarik untuk dicermati hal tersebut diatas karena sering kita anggap diri kita stress tapi tidak tidak tahu dan tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas, padahal bila kita dapat menemukan jawaban untuk pertanyaan diatas maka kita dapat mengatasi stress kita sendiri dengan lebih tepat dan efektif.

 

Stress untuk masing-masing individu berbeda satu dengan lainnya sehingga tiap individu harus dapat meng-assess stressnya sendiri. Bagaimana? Mulailah dengan pertanyaan “apakah saya stress?”

 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut anda harus tahu tandanya stress yang biasanya stress muncul sebagai akibat dari respon suatu keadaan tertentu atau peristiwa tertentu yang sedang terjadi atau akan terjadi dalam waktu dekat, yang diiringan oleh respon negative dalam diri anda seperti rasa malas, BT, marah, cemas, khawatir, tidak nyaman, tidak suka, bahkan tidak jarang juga diiringi dengan jantung berdebar, munculnya keringat dingin, lemas, pusing, mual, sakit perut bahkan diare. Bila gejala itu muncul sebagai akibat dari respon anda pada satu kejadian spesifik dalam waktu tertentu atau terus menerus maka dapat dikatakan anda mengalami stress.

 

Seberapa berat stress anda itu tidak penting karena yang penting anda mengetahui bahwa anda sedang stress dan bagaimana mengatasinya. Tiap individu akan berbeda dalam merespon stress maka perlu untuk meng-assess stress anda sendiri.

 

Seperti yang dijelaskan diatas bahwa stress muncul sebagai respon negative dari suatu kejadian spesifik maka anda dapat menandai kapan rasa yang negative itu muncul atas suatu kejadian. Misalnya anda mengatakan, “saya koq BT sekali setiap ketemu dia”. Nah berarti anda stress terhadap seseorang, atau pernyataan diri anda, “Hari senin males aku, apalagi pekerjaan (bisa lebih spesifik) itu belum selesai aku kerjakan” berarti anda stress dalam pekerjaan tertentu tersebut.

 

Meng-assess berarti anda melakukan pemetaan untuk sejumlah peristiwa yang sedang atau akan anda hadapi dan lihat bagaiman responnya, cari apakah ada respon negative didalamnya, bila ada maka anda tuliskan dalam bentuk sederhana seperti dibawah ini.

PERISTIWA YANG BIKIN STRESS

Pernyataan / Keadaan / Kondisi:

RESPONS YANG DIRASAKAN

Respon Negatif:

“Anak saya Andi minta dibelikan sepeda baru” Marah, menghindar karena tidak punya uang, BT, dan berbohong
“Dirumah sendiri tidak ada teman, pingin keluar rumah tidak punya uang” Nangis, marah, jengkel, gangguin ortu atau adik/kakak, BT
“Pekerjaan kantor saya belum selesai, dan minggu depan adalah dead line” Malas ngantor, marah bila ada yg tanya ttg pekerjaan tsb, jengkel, pusing, kesal dengan atasan, pesimis akan selesai tepat waktu

 

Setelah anda meng-assess keadaan stress dan mengetahui apa yang menjadi pemicunya maka anda dapat mengatasi stress tersebut dengan melakukan tehnik sederhana self-hipnosis berikut ini:

 

  1. Cari tempat yang tidak terganggu dan tenang serta nyaman buat anda. Bisa dengan duduk di sofa, tempat tidur dengan duduk atau setengah duduk (jangan berbaring/tidur)
  2. Fokus dalam diri anda sendiri dengan mengatur nafas anda, tarik nafas yang dalam dan hembuskan perlahan-lahan. Lakukan sampai irama nafas dan denyut jantung anda terasa datar dan konstan, tenang dan fokus. Apapun yang mengalir dalam pikiran anda tidak perlu anda bahas, biarkan saja mengalir.
  3. Setelah anda tenang, lalu pikirkan peristiwa atau kondisi tertentu seperti pernyataan tersebut yang anda buat sendiri. Misalnya kondisi pada contoh pertama diatas, yaitu “Anak saya Andi minta dibelikan sepeda baru”.
  4. Terima apa adanya rasa negative tersebut atas peristiwa itu, terima rasa marah anda yang tidak punya duit, terima apa adanya rasa yang tidak nyaman tersebut dan biarkan anda rasakan sedalamnya.
  5. Kemudian cari sisi positif dibalik peristiwa tersebut yang membuat anda akan lebih tenang (sekalipun hanya sedikit tenang) seperti bulan depan gajian atau bonus atau narik arisan, anak anda Andi sudah menunjukkan bahwa dia patuh dan rajin, dan cari sisi positif lainnya.
  6. Rasakan sisi positif tersebut dan rubah cara pandang anda atas peristiwa tersebut kemudian proyeksikan dalam diri anda dengan menerima sepenuhnya rasa yang lebih baik tersebut.
  7. Lakukan tindakan nyata dengan berkomunikasi atau menyampaikan pilihan terbaik untuk anda dan anak anda.

 

Semoga tehnik sederhana ini dapat membantu anda untuk mengatasi stress.

 

Bila anda membutuhkan terapi lebih spesifik dan intens, anda dapat menghubungi:

 

Klinik Hipnoterapi

JustRelease Me

Citra Garden – Cluster Aster C6 / No.19

Sidoarjo

Telp: 031-81967227

Hp: 0838 5427 7227

Abdul Hafid, CHt, LAPHP

Leave a Reply